https://www.pjsriau.com

Berita > Daerah > Bengkalis

Jagung Pipil Desa Senggoro Tumbuh Subur, Polres Bengkalis Kawal Hingga Panen

Jagung Pipil Desa Senggoro Tumbuh Subur, Polres Bengkalis Kawal Hingga Panen

📸 Bhabinkamtibmas Desa Senggoro Aipda Hamdani memantau kondisi tanaman jagung pipil yang memasuki usia tanam sekitar 80 hari di Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis. Sabtu (6/6/2026).


Bengkalis, Pjsriau.com - Polres Bengkalis melalui Polsek Bengkalis terus mengintensifkan perawatan tanaman jagung pipil di Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, sebagai bagian dari dukungan terhadap program Swasembada Pangan Nasional. 

Tanaman yang kini memasuki usia sekitar 80 hari tersebut menunjukkan pertumbuhan yang baik dan berpotensi menghasilkan panen optimal.

Kegiatan pemantauan dan perawatan dilakukan pada Sabtu (6/6/2026) di lahan seluas sekitar 0,5 hektare milik BUMDes Dara Sembilan. Pemantauan lapangan dilakukan langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Senggoro, Aipda Hamdani, bersama Kelompok Tani BUMDes Dara Sembilan.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kapolsek Bengkalis IPTU Hendro Wahyudi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program Swasembada Pangan Nasional sekaligus implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan.

Menurut IPTU Hendro Wahyudi, kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting ketahanan pangan nasional.

Hasil pengecekan menunjukkan tanaman jagung pipil yang telah memasuki usia tanam sekitar 12 minggu tumbuh hijau, sehat, dan berkembang dengan baik. 

"Selain pemantauan, petugas bersama kelompok tani juga melakukan penjarangan tanaman, penyiangan gulma, pemupukan, serta pengendalian hama dan penyakit guna menjaga pertumbuhan tanaman tetap maksimal." ujar IPTU Hendro.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Senggoro Aipda Hamdani mengatakan kondisi tanaman jagung pipil saat ini cukup menggembirakan dan menunjukkan perkembangan yang positif menjelang masa panen.

"Saat ini tanaman jagung pipil tumbuh dengan baik, terlihat hijau dan subur. Kami bersama kelompok tani terus melakukan pemantauan, pemupukan, penyiangan serta pengendalian hama agar hasil panen nantinya bisa maksimal," ujar Hamdani.

Program penanaman jagung pipil yang dilaksanakan bersama BUMDes Dara Sembilan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, menambah pendapatan petani, serta memenuhi kebutuhan pangan dan pakan ternak. Komoditas ini juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena permintaan pasar yang terus meningkat.

Berdasarkan perkembangan tanaman saat ini, panen tahap III diperkirakan akan dilaksanakan pada akhir tahun 2026. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.**


Komentar Via Facebook :