Berita > Lifestyle >
Sinergi Panen Jagung di Bantan: Polres Bengkalis Dorong Akselerasi Swasembada Pangan 2026
📸 Wabup Bagus Santoso bersama Wakapolres Bengkalis Kompol Noak Pembina Aritonang, S.I.K., Kabaglog Polres Bengkalis AKP Cecep Sujajar, dan Ps. Kapolsek Bantan Iptu M. Iskandar mengupas jagung hasil Panen Raya Jagung di Kecamatan Bantan, Senin (18/5/2026).
Bengkalis, Pjsriau.com - Langit pagi di Kecamatan Bantan menghadirkan suasana penuh optimisme ketika kolaborasi lintas sektor kembali memperlihatkan hasil nyata dalam penguatan ketahanan pangan daerah.
Melalui kegiatan Panen Raya Jagung, jajaran Polres Bengkalis bersama pemerintah daerah dan masyarakat menegaskan komitmen bersama dalam mendukung target Swasembada Pangan Tahun 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di lahan ketahanan pangan milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Restu Bersama BUMDes Restu Bersama, Dusun Sukajadi, Desa Sukamaju, Kecamatan Bantan, berlangsung pada Senin pagi sekitar pukul 08.00 WIB dengan suasana yang hangat dan partisipatif.
Momentum panen turut dihadiri Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso, Wakapolres Bengkalis Kompol Noak Pembina Aritonang, S.I.K., Kabaglog Polres Bengkalis AKP Cecep Sujajar, Ps. Kapolsek Bantan Iptu M. Iskandar, S.P., Camat Bantan Aulia Fikri, jajaran pemerintah desa, penyuluh pertanian, perwakilan Bulog Cabang Bengkalis, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama Desa Sukamaju.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, sambutan Pj. Kepala Desa Sukamaju, dilanjutkan sambutan Wakapolres Bengkalis, serta sambutan Wakil Bupati Bengkalis, sebelum akhirnya seluruh tamu undangan turun langsung ke lahan untuk melaksanakan panen jagung secara simbolis.
Dalam sambutannya, Wakapolres Bengkalis Kompol Noak Pembina Aritonang, S.I.K. menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan program strategis nasional yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Ia menekankan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor pertanian.
“Ketahanan pangan adalah fondasi penting bagi masa depan bangsa. Sinergi antara pemerintah, Polri, kelompok tani, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan swasembada serta memperkuat ekonomi lokal,” ujar Kompol Noak.
Dari lahan seluas kurang lebih satu hektare tersebut, panen jagung pipil berhasil mencapai sekitar dua ton. Hasil ini menjadi bukti konkret efektivitas kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, kelompok tani, dan masyarakat dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan.
Sementara itu, Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso menegaskan bahwa panen raya ini bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan bagian dari gerakan bersama untuk memperkuat kemandirian pangan daerah. Ia menilai sinergi yang terbangun menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Pemerintah daerah mengapresiasi keterlibatan Polres Bengkalis dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Upaya seperti ini harus terus diperluas agar ketahanan pangan tidak berhenti sebagai program, tetapi menjadi gerakan nyata di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Selain aspek pertanian, kehadiran personel Polsek Bantan turut memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat di tingkat akar rumput.**

Komentar Via Facebook :