Berita > Daerah > Bengkalis
Perawatan Jagung di Senggoro, Kolaborasi Polisi dan Petani Menguat dalam Semangat Swasembada Pangan
📸 Bhabinkamtibmas Desa Senggoro Aipda Hamdani bersama kelompok tani melakukan pengecekan dan perawatan tanaman jagung pipil di lahan BUMDes Dara Sembilan, Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, sebagai dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Jum'at (8/5/2026).
Bengkalis, Pjsriau.com - Di sebuah hamparan lahan yang tampak sederhana di Desa Senggoro, kehidupan bergerak dalam ritme yang pelan namun pasti. Di sana, jagung pipil tidak sekadar tumbuh sebagai komoditas pertanian, melainkan menjelma menjadi simbol kerja bersama antara tanah, tangan petani, dan kehadiran aparat yang ikut merawat harapan dari akar rumput.
Sore itu, 7 Mei 2026, cahaya matahari mulai condong ketika lahan BUMDes Dara Sembilan menjadi ruang pertemuan antara disiplin dan ketekunan. Polsek Bengkalis kembali hadir melalui kegiatan pemantauan dan perawatan tanaman jagung pipil, sebagai bagian dari dukungan terhadap agenda besar swasembada pangan nasional yang sejalan dengan arah kebijakan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Di bawah koordinasi Ps. Kapolsek Bengkalis Iptu Hendro Wahyudi kegiatan berlangsung bersama Bhabinkamtibmas Desa Senggoro Aipda Hamdani serta Kelompok Tani Dara Sembilan yang dipimpin Farwan.
Di atas lahan seluas sekitar setengah hektare itu, ribuan batang jagung yang telah berusia sekitar sepuluh minggu berdiri seragam, menandai proses pertumbuhan yang dijaga dengan konsistensi dan kesabaran.
Tidak ada hiruk pikuk dalam aktivitas tersebut, hanya langkah-langkah kecil yang memastikan setiap tanaman mendapatkan perhatian yang semestinya.
Dari sela-sela barisan jagung, proses perawatan berjalan dalam bentuk yang sederhana namun esensial: memastikan tanah tetap hidup, tanaman tetap sehat, dan harapan tetap tumbuh.
Aipda Hamdani menyebutkan bahwa seluruh proses pemantauan dilakukan secara menyeluruh, disertai tindakan perawatan yang berkesinambungan untuk menjaga kualitas pertumbuhan tanaman hingga memasuki masa panen.
“Semua aspek kami perhatikan, mulai dari pengairan, penyiangan gulma, penjarangan, pembumbunan, pemupukan, hingga pengendalian hama dan penyakit,” ujarnya.
Lahan tersebut merupakan tanah sewa milik BUMDes Dara Sembilan yang dikelola oleh kelompok tani setempat. Berlokasi di Jalan Sepakat, Dusun IV, Desa Senggoro, area ini mengandalkan sumber air dari sumur dan sistem irigasi sederhana, sebuah gambaran bahwa keterbatasan infrastruktur tidak selalu menjadi batas bagi produktivitas, selama ada kerja kolektif yang terjaga.
Dari hasil pemantauan, jagung pipil di lahan ini diperkirakan akan mencapai fase panen pada Juni 2026. Namun bagi para pelaku di baliknya, angka waktu bukan sekadar penanda musim, melainkan bagian dari perjalanan panjang yang menyatukan upaya, kesabaran, dan harapan akan peningkatan kesejahteraan.
Aipda Hamdani menegaskan bahwa inisiatif ini diharapkan tidak berhenti pada peningkatan hasil produksi semata, tetapi juga menjangkau dampak yang lebih luas bagi ekonomi masyarakat.
“Harapannya, kegiatan ini bukan hanya meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga memberi dorongan nyata bagi kesejahteraan petani,” ungkapnya.
Dukungan terhadap gerakan ini juga mengalir dari Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar beserta jajaran Polsek Bengkalis, yang secara konsisten mendorong keterlibatan masyarakat dalam penguatan sektor pertanian sebagai salah satu fondasi ketahanan nasional.
Di tengah dinamika kebutuhan pangan dan pakan yang terus meningkat, jagung pipil dipandang sebagai salah satu komoditas yang memiliki nilai strategis. Lebih dari sekadar hasil bumi, ia menjadi bagian dari rantai ekonomi yang menghubungkan produksi lokal dengan kebutuhan yang lebih luas.
Ketika sore perlahan menutup hari di Senggoro, aktivitas di lahan itu mereda tanpa kehilangan maknanya. Yang tersisa bukan hanya tanaman yang tumbuh, tetapi juga jejak kecil dari sebuah kolaborasi yang terus dirawat pelan, konsisten, dan penuh keyakinan bahwa ketahanan pangan tidak pernah lahir dari satu tangan saja.**

Komentar Via Facebook :