https://www.pjsriau.com

Berita > Internasional >

Silaturahmi Serumpun di Istana Melaka, LAM Bintan dan Konjen RI Perkuat Jejak Sejarah Melayu

Silaturahmi Serumpun di Istana Melaka, LAM Bintan dan Konjen RI Perkuat Jejak Sejarah Melayu

📸 Pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, bersama Sigit Wadiyanto saat melakukan kunjungan kehormatan dan disambut oleh Tun Seri Setia (Dr) Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam di Istana Negeri Melaka, Malaysia, Sabtu (4/4/2026).


 

Melaka, Pjsriau.com - Ikatan sejarah dan budaya Melayu kembali menemukan momentum ketika pertemuan lintas negeri mempertemukan pemangku adat dan unsur diplomasi dalam satu ruang kehormatan.

Silaturahmi yang terjalin tidak sekadar seremoni, melainkan penegasan komitmen bersama untuk menjaga warisan budaya serumpun di tengah arus perubahan global.

Lembaga Adat Melayu (LAM) Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Johor Bahru melaksanakan kunjungan kehormatan ke Istana Yang di-Pertua Negeri Melaka, Malaysia, Sabtu (4/4/2026).

Rombongan dipimpin Datuk Hj Abdullah Awang selaku pengerusi persatuan dan diterima langsung oleh Tun Seri Setia (Dr) Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam dalam suasana penuh keakraban yang mencerminkan eratnya persaudaraan Melayu antara Melaka dan Kepulauan Riau.

Delegasi turut diisi sejumlah tokoh penting, di antaranya Sigit Wadiyanto, Dato’ Hj Huzrin Hood selaku Pemangku Adat Bintan, Dato’ Hj Syahri Buhari sebagai Ketua LAM Bintan, Dato’ Hamdan Ketua Waris 8 Bintan, serta Rosli Awang sebagai setiausaha persatuan.

Ketua LAM Bintan, Dato’ Hj Syahri Buhari, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memperkenalkan sekaligus mengangkat martabat adat resam Melayu Bintan di tingkat regional serta mempererat hubungan antara institusi adat, pemerintah, dan komunitas masyarakat Melayu serumpun.

“Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan warisan budaya Melayu agar tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Tun Seri Setia (Dr) Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan hubungan budaya yang telah terjalin sejak lama.

“Kehadiran tetamu kehormatan di Istana Melaka ini mencerminkan hubungan yang sakral antara kedua belah pihak dalam upaya melestarikan ikatan rumpun Melayu yang telah terjalin dengan baik,” katanya.

Ia menambahkan, relasi antara Melaka dan Bintan memiliki keterkaitan historis yang kuat dalam peradaban Melayu. Kedekatan tersebut tidak hanya didasari faktor geografis, tetapi juga diperkuat oleh kesamaan adat, bahasa, serta nilai-nilai luhur yang diwariskan secara turun-temurun.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi peran LAM Bintan dalam menjaga dan mengembangkan adat serta budaya Melayu agar tetap relevan di tengah tantangan globalisasi. Peran Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Johor Bahru juga dinilai strategis dalam mempererat hubungan bilateral Indonesia–Malaysia, khususnya dalam bidang sosial, budaya, dan diplomasi kawasan.

Ia berharap kunjungan ini dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, baik di bidang kebudayaan, pendidikan, maupun pertukaran warisan adat. “Langkah ini penting untuk memperkukuh jati diri bangsa Melayu di rantau ini,” tutupnya.

Pertemuan ini menegaskan bahwa diplomasi berbasis budaya tetap menjadi fondasi penting dalam merawat identitas bersama sekaligus mempererat hubungan antarbangsa yang memiliki akar sejarah dan peradaban yang sama.**


Komentar Via Facebook :