Berita > Peristiwa >
Puting Beliung Rusak Sekolah di Desa Api-Api, Disdik Bengkalis Kaji Ulang Ujian Kenaikan Tingkat
📸 Puting beliung di Bandar Laksamana rusak SMPN 1 Bengkalis. Disdik kaji ulang ujian kenaikan tingkat yang menghitung waktu pelaksanaan. Minggu (7/6/2026).
Bengkalis, Pjsriau.com - Angin kencang disertai hujan yang memicu puting beliung di Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, merusak fasilitas pendidikan dan rumah warga pada Minggu (7/6/2026) pagi.
Peristiwa ini berdampak pada agenda pendidikan, termasuk ujian kenaikan tingkat yang telah dijadwalkan di sekolah terdampak.
SMPN 1 Bandar Laksamana menjadi fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan paling parah. Seluruh atap dan rangka ruang kelas dilaporkan terangkat akibat kuatnya terpaan angin sehingga kegiatan belajar mengajar terhenti.
Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis bergerak cepat dengan menyiapkan langkah darurat, termasuk mencari lokasi sementara untuk kegiatan belajar serta mengevaluasi jadwal ujian.
"Sekarang Kabid SMP sudah turun ke lokasi. Kita lagi mencari bangunan yang layak untuk menampung siswa agar proses belajar mengajar tetap berjalan. Sedang ujian kenaikan yang dijadwalkan besok (Senin) bisa ditunda," ujar Kepala Dinas Pendidikan Bengkalis Hadi Prasetyo saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu sore.
Sementara itu, Kepala Seksi Pemerintahan Kantor Desa Api-Api, Hendri Iwan Santoso, mengatakan kerusakan tidak hanya terjadi di sekolah, tetapi juga merusak rumah warga di sekitar lokasi.
"Atap dan rangka seluruh ruangan SMP habis terbang di bawa angin,
Sekolah TKN 1 atap kelas terasnya terbang, 2 unit rumah warga rusak parah, atap nya terbang..3 unit rumah warga rusak ringan," kata Iwan melalui pesan WhatsApp, Minggu sore.
Selain merusak bangunan, angin puting beliung juga menumbangkan sejumlah pohon dan tiang listrik yang sempat mengganggu akses lalu lintas di wilayah tersebut.
Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Pemerintah desa bersama pihak terkait masih melakukan pendataan serta pembersihan material di lokasi terdampak.**

Komentar Via Facebook :