https://www.pjsriau.com

Berita > Daerah > Kampar

Rajut Harmoni di Tapung Hilir, Kemenag Kampar Apresiasi Silaturahmi Lintas Agama

Rajut Harmoni di Tapung Hilir, Kemenag Kampar Apresiasi Silaturahmi Lintas Agama

📸 Silaturahmi antara umat beragama di Desa Kota Garo, Tapung Hilir, mempererat kerukunan dan persaudaraan. Penyuluh Agama Islam KUA Tapung Hilir, Abu Nazar, S.HI, disambut hangat Pdt. Diak Cia Tambunan, S.Ag, dalam suasana penuh kebersamaan.


Kampar, Pjsriau.com - Semangat merawat kebersamaan di tengah keberagaman kembali tumbuh dari Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar. Melalui silaturahmi lintas agama yang digagas Penyuluh Agama Islam KUA Tapung Hilir, Abu Nazar, hubungan antarum at beragama diperkuat lewat dialog hangat dan penuh rasa persaudaraan.

Kunjungan yang berlangsung di sebuah gereja di Desa Kota Garo itu disambut langsung oleh Diak Cia Tambunan bersama jemaat gereja dalam suasana akrab dan kekeluargaan. Pertemuan berlangsung santai, namun sarat makna, dengan pembahasan mengenai pentingnya menjaga persatuan, membangun komunikasi yang sehat, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis di tengah keberagaman.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, Erizon Efendi, memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, langkah yang dilakukan penyuluh agama menjadi contoh nyata dalam memperkuat moderasi beragama sekaligus menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

Ia menilai, semangat toleransi harus terus dirawat agar kehidupan sosial tetap aman, tenteram, dan saling menghormati antarumat beragama.

Pandangan senada disampaikan Kasi Bimas Islam Kampar, Zulpaimar. Ia menyebut silaturahmi lintas agama memiliki peran penting dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Keberagaman, kata dia, seharusnya menjadi kekuatan untuk membangun rasa saling menghargai dan menjaga kebersamaan.

Sementara itu, Abu Nazar menegaskan bahwa silaturahmi lintas agama merupakan bagian dari nilai kemanusiaan dan kebangsaan yang perlu dijaga bersama. Perbedaan keyakinan, menurutnya, bukan penghalang untuk membangun hubungan baik dan bekerja sama menjaga keamanan serta ketenteraman masyarakat.

“Kerukunan lahir dari saling mengenal, saling menghormati, dan menjaga komunikasi yang baik. Kita semua hidup berdampingan sebagai saudara sebangsa dan setanah air,” ujar Abu Nazar.

Apresiasi juga datang dari Diak Cia Tambunan, S.Ag. Ia menilai kunjungan tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian dan kebersamaan antarumat beragama di Tapung Hilir. Ia berharap hubungan harmonis seperti itu terus terjalin demi menciptakan suasana damai di tengah masyarakat yang beragam.

Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Kehadiran tokoh agama yang saling berkunjung dan berdialog dinilai menjadi teladan dalam menjaga keharmonisan sosial sekaligus memperkuat persatuan di tengah kehidupan masyarakat multikultural.**


Komentar Via Facebook :