Berita > Daerah > Pekanbaru
Semangat Kaderisasi Menguat, LDKO FH UNILAK Cetak Pemimpin Muda Berintegritas dan Visioner
📸 Peserta dan panitia Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi (LDKO) DPM FH Universitas Lancang Kuning berfoto bersama usai kegiatan di Gedung 3 Fakultas Hukum.
Pekanbaru, Pjsriau.com - Komitmen membangun generasi pemimpin muda kembali ditegaskan melalui penyelenggaraan Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi (LDKO) oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning (DPM FH UNILAK), Kamis, 23 April 2026, di Gedung 3 Fakultas Hukum.
Mengusung tema “LDKO Membentuk Mahasiswa Fakultas Hukum yang Berintegritas, Berkompeten, dan Siap Menjadi Pemimpin di Bumi Lancang Kuning”, kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat fondasi kaderisasi sekaligus meningkatkan kapasitas intelektual dan kepemimpinan mahasiswa.
Sebagai agenda tahunan, LDKO tidak sekadar rutinitas organisasi, melainkan ruang pembinaan yang dirancang secara sistematis untuk melahirkan kader-kader unggul. Fokus utamanya adalah membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga kokoh dalam integritas serta siap mengemban tanggung jawab kepemimpinan di masa depan.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh pihak fakultas yang diwakili Wakil Dekan III, Dr. Irfansyah, S.Pi., S.H., M.H. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan ruang kaderisasi yang produktif dan berkelanjutan.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan investasi penting dalam mencetak generasi yang unggul secara intelektual, matang secara karakter, serta memiliki kepemimpinan yang kuat.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPM FH UNILAK, Sandi Rahmadhana, LDKO dirancang sebagai wadah pembelajaran yang komprehensif. Tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, kegiatan ini juga menitikberatkan pada pembentukan mental kepemimpinan yang visioner, komunikatif, bertanggung jawab, dan memiliki semangat pengabdian.
Sandi Rahmadhana menegaskan bahwa LDKO merupakan bentuk keseriusan organisasi dalam menyiapkan generasi penerus yang berkualitas. Ia menilai, kaderisasi harus mampu melahirkan mahasiswa yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga memiliki kontribusi nyata bagi kampus, masyarakat, hingga bangsa.
“LDKO bukan sekadar agenda formal, melainkan komitmen kami untuk membentuk mahasiswa Fakultas Hukum yang berintegritas, berani, dan bertanggung jawab. Kami ingin melahirkan kader-kader terbaik yang mampu membawa perubahan positif,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang rangkaian kegiatan. Diskusi interaktif, sesi materi, hingga simulasi kepemimpinan berlangsung dinamis, mencerminkan tingginya semangat belajar dan partisipasi mahasiswa.
Untuk memperkaya wawasan, panitia menghadirkan narasumber berpengalaman dari berbagai latar belakang profesional. Mereka membagikan pengetahuan dan pengalaman dalam bidang hukum, organisasi, hingga komunikasi publik, sehingga peserta memperoleh perspektif yang luas dan aplikatif.
Materi yang disampaikan mencakup teknik persidangan, manajemen organisasi, kepemimpinan, serta public speaking kompetensi yang dinilai krusial bagi mahasiswa hukum dalam menghadapi tantangan akademik maupun dunia profesional.
Pembekalan tersebut tidak hanya memperkuat pemahaman teoritis, tetapi juga mendorong peningkatan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta pola pikir kritis. Dengan demikian, peserta diharapkan mampu beradaptasi dan berkontribusi secara optimal dalam berbagai ruang, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.
Menutup kegiatan, Sandi Rahmadhana menyampaikan harapan agar nilai-nilai yang diperoleh selama LDKO dapat diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepemimpinan sebagai fondasi utama mahasiswa hukum.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan diri dan memperluas cakrawala berpikir, sehingga mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional hingga internasional.
Melalui penyelenggaraan LDKO ini, DPM FH UNILAK kembali menegaskan perannya sebagai motor penggerak kaderisasi yang berkelanjutan. Upaya tersebut menjadi bagian dari ikhtiar mencetak generasi pemimpin muda yang unggul, berintegritas, serta siap menjadi agen perubahan bagi kampus, masyarakat, dan Bumi Lancang Kuning.**

Komentar Via Facebook :