Berita > Daerah > Bengkalis
Bengkalis Lestari Menguat, Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Pembangunan Berkelanjutan
📸 Kepala Bappeda Dr. Rinto, SE.,M.Si menyampaikan sambutan pada Workshop Sinkronisasi Perencanaan Daerah dan Mekanisme Pendanaan Menuju Bengkalis Lestari, Rabu (29/4/2026).
Bengkalis, Pjsriau.com - Arah pembangunan berkelanjutan di Bengkalis kian ditegaskan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), menempatkan sinergi antar pemangku kepentingan sebagai landasan utama dalam merespons tantangan lingkungan yang semakin kompleks dan saling terkait.
Penegasan tersebut disampaikan Kepala Bappeda Bengkalis, Rinto, dalam Workshop Sinkronisasi Perencanaan Daerah dan Mekanisme Pendanaan Menuju Bengkalis Lestari yang berlangsung di Ruang Rapat Zahari, Kantor Bappeda Bengkalis, Rabu (29/4/2026).
Forum ini menghadirkan ruang dialog strategis yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, serta organisasi masyarakat sipil dalam satu kerangka visi bersama.
Rinto menilai, pendekatan sektoral tidak lagi memadai untuk menjawab dinamika persoalan lingkungan saat ini. Keterlibatan aktif organisasi masyarakat sipil (CSO), lembaga swadaya masyarakat, serta dukungan dunia usaha menjadi elemen krusial dalam membangun sistem pembangunan yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
“Pertemuan ini merupakan bagian dari inisiasi rekan-rekan CSO. Dalam situasi yang kompleks seperti sekarang, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri; kolaborasi dengan NGO dan dukungan perusahaan menjadi bagian penting yang harus kita jalankan bersama,” ujarnya.
Lebih dari sekadar forum diskusi, kegiatan ini dirancang sebagai ruang penyelarasan persepsi sekaligus perumusan langkah strategis ke depan. Berbagai pandangan dari narasumber baik dari kalangan perusahaan maupun lembaga mitra memberikan perspektif yang memperkaya arah kebijakan dan desain program lingkungan di daerah.
Pembahasan selanjutnya akan difokuskan pada penyusunan program-program konkret yang dapat dijalankan secara kolaboratif, sekaligus mematangkan konsep Bengkalis Lestari sebagai gerakan bersama yang terarah dan berkelanjutan.
“Hari ini kita menghimpun gagasan dan masukan; pertemuan berikutnya akan difokuskan pada penyusunan program lingkungan serta penguatan konsep Bengkalis Lestari yang kita bangun bersama,” katanya.
Ia menekankan, momentum ini penting untuk menyatukan frekuensi seluruh pemangku kepentingan agar setiap langkah pembangunan berjalan selaras dengan rencana yang telah ditetapkan dan mampu diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan.
Rinto juga mengapresiasi kontribusi para aktivis dan komunitas lingkungan di Bengkalis yang selama ini konsisten mengambil peran dalam menjaga keberlanjutan daerah. Forum ini, menurutnya, diharapkan menjadi perekat yang memperkuat jejaring sekaligus memperluas dampak kolaborasi.
Melalui inisiatif Bengkalis Lestari, pemerintah daerah menargetkan terbangunnya sinergi yang semakin solid antara pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat sipil, dan komunitas lingkungan.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan saat ini, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan Bengkalis untuk masa depan.**

Komentar Via Facebook :