Berita > Nasional >
Mudik Tanpa Cemas: Polri Sediakan Layanan Penitipan Kendaraan Gratis bagi Warga
📸 Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, menyampaikan keterangan pers kepada wartawan usai menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026 di STIK–PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta.Â
Jakarta, Pjsriau.com - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Kepolisian Republik Indonesia memperkenalkan langkah preventif yang dirancang langsung menjawab kebutuhan masyarakat: layanan penitipan kendaraan bermotor secara gratis di kantor-kantor kepolisian.
Kebijakan ini diharapkan memberi rasa aman bagi warga yang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong selama perjalanan pulang ke kampung halaman.
Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian Operasi Ketupat 2026, agenda pengamanan nasional tahunan yang bertujuan memastikan mobilitas masyarakat selama masa mudik dan arus balik berlangsung tertib, aman, dan nyaman.
Melalui layanan ini, masyarakat dapat menitipkan kendaraan mereka di kantor polisi terdekat sehingga perjalanan mudik dapat dijalani tanpa kekhawatiran terhadap keamanan harta benda yang ditinggalkan.
Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, menegaskan bahwa fasilitas tersebut disediakan sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat yang akan bepergian dalam waktu relatif lama.
“Polri juga memberikan pelayanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian setempat bagi masyarakat yang nantinya akan melaksanakan kegiatan mudik,” ujarnya saat menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026 di STIK–PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta.
Bagi kepolisian, inisiatif ini tidak sekadar langkah pengamanan; ia juga mencerminkan upaya memperkuat hubungan kepercayaan antara aparat penegak hukum dan masyarakat. Kehadiran negara, dalam konteks ini, diharapkan terasa nyata melalui layanan yang sederhana namun relevan dengan kebutuhan publik.
Melalui kebijakan tersebut, Polri berharap tradisi mudik yang bagi banyak keluarga Indonesia merupakan perjalanan emosional menuju kampung halaman dapat berlangsung lebih tenang. Pada akhirnya, perjalanan pulang tidak hanya menjadi soal jarak yang ditempuh, tetapi juga tentang rasa aman yang menyertai setiap langkah menuju kebersamaan keluarga; sejalan dengan semangat kampanye. #MudikAmanBahagia.

Komentar Via Facebook :