Berita > Lifestyle >
Gubernur Lemhannas: Masa Depan Bangsa Berakar pada Ketangguhan Keluarga
Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. menyampaikan sambutan dalam Perayaan Natal Lemhannas RI Tahun 2025 di Gedung Pancagatra Lemhannas RI, Jakarta, Selasa (27/1).
Jakarta, Pjsriau.com - Di tengah lanskap global yang kian kompleks dan sarat ketidakpastian, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., menegaskan satu pesan mendasar: masa depan bangsa tidak dibangun dari ruang-ruang kekuasaan semata, melainkan berakar dari ketangguhan keluarga.
“Generasi yang hebat hanya dapat tumbuh dari fondasi keluarga yang kuat. Keluarga adalah titik awal sekaligus penentu kualitas pembangunan bangsa,” ujar Ace Hasan Syadzily saat menyampaikan sambutan dalam Perayaan Natal Lemhannas RI Tahun 2025 di Gedung Pancagatra Lemhannas RI, Selasa (27/1).
Ia menilai tema perayaan Natal tahun ini, “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, bukan sekadar refleksi spiritual, melainkan respons kontekstual atas tantangan peradaban modern. Di tengah arus globalisasi, disrupsi teknologi, dan perubahan nilai sosial, keluarga menjadi benteng pertama dalam menanamkan keimanan, moralitas, karakter, disiplin, nasionalisme, serta semangat kebangsaan.
“Keluarga yang sehat, kokoh, dan berkarakter akan melahirkan pribadi-pribadi unggul. Dari sanalah ketahanan nasional menemukan kekuatannya,” tegas Ace.
Ace juga menyoroti realitas demografi Indonesia yang saat ini didominasi oleh generasi Z, milenial, dan generasi alpha. Menurutnya, bonus demografi tersebut dapat menjadi kekuatan strategis, namun hanya akan bermakna jika ditopang oleh sistem keluarga yang mampu membimbing, melindungi, dan mengarahkan potensi generasi muda secara berkelanjutan.
Karena itu, penguatan ketahanan keluarga harus diposisikan sebagai sekolah pertama dan utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Langkah ini, kata Ace, menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan nasional sekaligus mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.
“Ketahanan keluarga adalah investasi jangka panjang bangsa. Tanpanya, kita rapuh menghadapi tantangan global yang terus berubah,” ujarnya.
Dalam suasana Natal yang penuh kehangatan, Ace mengajak seluruh pegawai Lemhannas RI menjadikan momentum ini sebagai ruang refleksi untuk mempererat keharmonisan keluarga, meneguhkan etos kerja, serta merawat persatuan, toleransi, dan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Pendeta Jemaat Gereja POUK Dian Kasih Cimanggis, Pdt. Samuel Adi Perdana, menyampaikan pesan bahwa karya keselamatan sejati harus disambut dengan rasa syukur. Menurutnya, dari rasa syukur itulah manusia menemukan kebahagiaan dan kekuatan untuk membangun keluarga yang dipenuhi kasih.
“Dengan hati yang bersyukur, kita diajak membangun keluarga dalam kasih Kristus, agar kehidupan bangsa pun mengalami transformasi,” tuturnya.
Pesan serupa disampaikan Pastor Kepala Paroki Ciputat Gereja Santo Nikodemus, Rm. Aloysius Susilo Wijoyo, Pr. Dalam renungan Natalnya, ia menegaskan bahwa orang beriman tidak boleh kehilangan harapan. Keluarga, menurutnya, adalah gereja dasar yang harus dijaga dengan kelapangan hati, semangat saling memaafkan, dan doa yang tulus.
Menutup sambutannya, Ace Hasan Syadzily menegaskan bahwa Natal adalah perayaan harapan dan optimisme, bahkan di tengah keterbatasan
.
“Yesus Kristus mengajarkan kita untuk menjadi cahaya. Sekecil apa pun cahaya itu, jika menyinari, mampu melawan kegelapan. Demikian pula keluarga yang kuat, ia akan melahirkan bangsa yang tangguh,” pungkasnya.
Perayaan Natal Lemhannas RI Tahun 2025 dihadiri oleh 460 peserta dari berbagai unsur, antara lain Organik Lemhannas RI, Kementerian Pertahanan, Mabes TNI AD, Korps Brimob Polri, Pusjianstra TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dewan Pers, serta Perpustakaan Nasional.
Turut hadir sejumlah pejabat tinggi Lemhannas RI, termasuk Wakil Gubernur Lemhannas RI Laksdya TNI Edwin S.H., M.Han., M.H., Sekretaris Utama Komjen Pol. Drs. R.Z. Panca Putra S., M.Si., para deputi, pejabat struktural, tenaga ahli, serta pengajar dan pengkaji Lemhannas RI.
Sebagai rangkaian perayaan Natal, Lemhannas RI juga melaksanakan kegiatan anjangsana dan pemberian tali asih kepada panti asuhan, keluarga terdampak bencana, masyarakat yang sakit, serta keluarga yang mengalami kedukaan pada Kamis, 22 Januari 2026.**

Komentar Via Facebook :