https://www.pjsriau.com

Berita > Daerah > Bengkalis

FW-RPG Bengkalis Hidupkan Semangat Kepedulian di Tengah Peringatan Nasional

FW-RPG Bengkalis Hidupkan Semangat Kepedulian di Tengah Peringatan Nasional

Teks Foto: Ketua FW-RPG Bengkalis Abu Kasim, S.Ag, didampingi Randi RTv dan tim menyerahkan paket sembako kepada warga Desa Pangkalan Batang sebagai wujud kepedulian sosial di momen Hari Listrik Nasional dan Hari Sumpah Pemuda.


Bengkalis, Pjsriau.com – Di tengah hiruk pikuk peringatan Hari Listrik Nasional dan Hari Sumpah Pemuda, sekelompok jurnalis di Bengkalis memilih cara berbeda untuk merayakan dua momentum bersejarah itu, bukan dengan seremonial, melainkan lewat aksi nyata berbagi kepada sesama.

Forum Wartawan Riau Pos Grup (FW-RPG) Kabupaten Bengkalis kembali menyalurkan paket sembako gratis bagi warga kurang mampu di Desa Pangkalan Batang, Kamis (30/10/2025). Dipimpin langsung oleh Ketua FW-RPG Bengkalis, Abu Kasim, S.Ag, bersama Randi RTv dan kru, kegiatan ini menjadi cerminan bahwa jurnalisme sejati tidak hanya menulis tentang kemanusiaan, tetapi juga mempraktikkannya.

Warga Desa Pangkalan Batang menyambut kedatangan rombongan dengan wajah sumringah. Di antara mereka, tampak Ani, seorang ibu rumah tangga yang menanti sejak siang hari.

“Kami bersyukur sekali. Sembako ini sangat membantu untuk kebutuhan makan keluarga kami. Suami saya hanya bekerja sebagai tukang ojek, jadi bantuan ini sangat berarti,” ungkap Ani dengan nada haru.

Bagi Abu Kasim, aksi ini bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan manifestasi nilai yang sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda, semangat berbagi, peduli, dan bersatu untuk kebaikan.

“Peringatan Hari Listrik Nasional dan Sumpah Pemuda menjadi momentum bagi kami untuk menyalakan semangat solidaritas. Melalui kegiatan sederhana ini, kami ingin menunjukkan bahwa jurnalis juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, tugas wartawan tidak berhenti di ruang redaksi atau di balik kamera. Ada peran kemanusiaan yang melekat dalam profesi ini menjadi bagian dari denyut kehidupan masyarakat.

“Menulis tentang penderitaan tidak cukup. Kadang, kita harus ikut turun merasakan dan membantu meringankan beban itu. Itulah makna kepedulian yang ingin kami hidupkan,” tambahnya dengan tulus.

Melalui langkah kecil ini, FW-RPG Bengkalis kembali menegaskan bahwa jurnalisme bukan hanya tentang menyebarkan informasi, tetapi juga tentang menyalakan harapan sebuah cahaya kepedulian di tengah gelapnya kesulitan hidup masyarakat.**


Komentar Via Facebook :