https://www.pjsriau.com

Berita > Daerah > Bengkalis

Inilah Ikhtibar dari Kejadian Pemuda yang Lemas di Waduk Wonosari

Inilah Ikhtibar dari Kejadian Pemuda yang Lemas di Waduk Wonosari

Teks foto: Papan ucapan Bela Sungkawa dari Jamaah Musholla Alkiram (atas), teman-teman dekat almarhum Handika Primayodes berkumpul di rumah duka di Kelapapati Darat (bawah), Senin (18/09/2023) dini hari.


Bengkalis, Pjsriau.com - Seorang pemuda Bengkalis yang dilarikan ke RSUD Bengkalis dinyatakan meninggal dunia karena lemas menghebohkan dunia maya, Ahad (17/09/2023) petang.

Informasi yang didapatkan jurnalis media ini di lapangan, awalnya sebelum azan Asar pemuda bernama Handika Primayodes (17 tahun) bin Perawiro bersama beberapa rekannya untuk mandi berenang membersihkan badan karena selesai menyiapkan pondok berkumpul mereka. Kekerabatan ini berencana akan mandi di laut namun namun berobah hala menuju waduk yang seyogianya merupakan tempat larangan orang tua korban.

Malang tidak berbau, korban yang tidak bisa berenang setelah membuka baju nekad bergabung bersama beberapa rekannya yang berada tidak jauh dari sebuah sampan yang berjarak sekitar 4 meter dari pinggir waduk. karena tak bisa berenang, tubuhnya tidak bisa mengapung, melainkan tenggelam di air waduk yang kedalamannya tidak tersentuh kaki ini.

Mengalami situasi sulit, fikiran panik dialami rekan-rekan korban yang tengah berada di permukaan waduk sehingga apa yang mesti dilakukan tidak spontan dalam hitungan detik. Namun, teman korban berupaya menyelamatkan korban yang masih berstatus pelajar ini dengan menyelam di titik korban tenggelam. 

Sebagaimana informasi dari Pusdalops-PB BPBD Bengkalis didapat kabar bahwa karena korban meronta, teman korban kehabisan tenaga untuk menolong sehingga korban tenggelam sekitar 20 menit membuat korban tertelan air waduk bunyi kabar tersebut.

Jika teman korban salah melakukan tindakan, bisa saja korban akan lebih dari satu orang sebagai mana kejadian beberapa tahun silam, 2 korban meninggal dunia juga di Waduk Wonosari Timur ini.

Jenazah Handika Primayodes akan dikebumikan Senin sebelum Zuhur di TPU Masjid Jami' Kelapapati Laut. yang jelas, agar kejadian serupa tidak kembali terjadi maka kesadaran dari individu yang ingin berenang di waduk ini untuk dibuang jauh. Peran orang tua juga untuk duduk bercengkrama bersama anak tersayang tetap memberikan kata-kata azimat agar mereka selalu selamat.

Alangkah hancur hati orang tua jika anak tiba-tiba tanpa pertanda yang terbaca, misalnya korban anak pertama dari 2 bersaudara ini pergi buat selama-lamanya sehingga kini hanya tinggal seorang anak pada keluarga. 

Peran masyarakat juga tak kalah pentingnya, jika ada warga yang terlihat mandi di lokasi tadi untuk bisa menasehi. Selanjutnya, peran kawan bermain, yang makan, tidur, dan berjalan selalu bersama untuk membaca situasi dan kondisi yang aman bagi mereka sehingga persahabatan sejati abadi hingga kelak suatu masa mereka menjadi orang sukses dunia akhirat.
Wallahu'alam Bissawab!.**


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :