https://www.pjsriau.com

Berita > Daerah > Pekanbaru

Tol Pekanbaru–Rengat Picu Banjir dan Rumah Retak, Tim Kuasa Hukum Koordinasi dengan HKI

Tol Pekanbaru–Rengat Picu Banjir dan Rumah Retak, Tim Kuasa Hukum Koordinasi dengan HKI

📸 Tim kuasa hukum Law Office Rumbai berkoordinasi dengan HKI terkait dampak pembangunan Tol Pekanbaru–Rengat yang memicu banjir dan keretakan rumah warga di Perumahan Citra Palas Sejahtera, Rumbai Barat, Selasa (28/4/2026).


Pekanbaru, Pjsriau.com - Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Rengat yang diharapkan menjadi penunjang konektivitas wilayah, justru memunculkan keresahan bagi sebagian warga di Perumahan Citra Palas Sejahtera, Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai Barat. Warga mengeluhkan banjir bercampur lumpur hingga kerusakan pada sejumlah rumah yang diduga dipicu oleh aktivitas proyek tersebut.

Keluhan itu menjadi perhatian serius tim kuasa hukum dari Kantor Law Office Rumbai yang mewakili masyarakat terdampak. Mereka terdiri dari Hafzan, SH., MH., Mohd. Dhiyah Ulkafi, SH., MH., serta Mohd. Ulul Azmi, SH., yang kemudian melakukan koordinasi dan diskusi langsung dengan pihak HKI guna mencari jalan keluar atas persoalan yang telah lama dirasakan warga.

Dalam pertemuan tersebut, tim kuasa hukum menyampaikan bahwa salah satu dampak paling nyata adalah banjir bercampur lumpur yang kerap terjadi setiap kali hujan turun. Kondisi itu diduga terjadi akibat belum memadainya sistem drainase untuk menampung dan mengalirkan air, sehingga air hujan meluap dan menggenangi kawasan permukiman.

“Keluhan warga sudah cukup lama terjadi, terutama saat intensitas hujan tinggi. Ini harus menjadi perhatian serius pihak terkait,” ujar tim kuasa hukum dalam keterangannya.

Selain persoalan banjir, warga juga mengeluhkan kerusakan fisik pada rumah mereka. Beberapa bangunan dilaporkan mengalami keretakan serta perubahan kondisi yang tidak lagi seperti semula sejak pengerjaan jalan tol berlangsung.

Kerusakan tersebut menambah kekhawatiran masyarakat, terutama karena rumah merupakan tempat tinggal utama yang seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga

Menanggapi hal itu, pihak HKI disebut memberikan respons positif dan menunjukkan komitmen untuk mencari solusi atas dampak pembangunan yang terjadi. Upaya perbaikan sistem drainase menjadi salah satu langkah yang akan diprioritaskan guna mencegah banjir berulang pada musim hujan berikutnya.

Tak hanya itu, HKI juga menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab atas perbaikan rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat efek pengerjaan proyek jalan tol tersebut.

Warga berharap komitmen yang telah disampaikan tidak berhenti sebatas janji, melainkan segera direalisasikan agar lingkungan tempat tinggal mereka kembali normal, aman, dan layak dihuni tanpa dihantui banjir maupun kerusakan bangunan.**


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :