https://www.pjsriau.com

Berita > Lingkungan >

Hadapi Krisis Iklim, KOPRI Perkuat Peran Perempuan Lewat Aksi Tanam Mangrove

Hadapi Krisis Iklim, KOPRI Perkuat Peran Perempuan Lewat Aksi Tanam Mangrove

Teks foto; Ketua KOPRI PC PMII Bengkalis, Cici Amelia (tengah), bersama kader KOPRI dan peserta aksi berpose di kawasan penanaman mangrove Pantai Desa Deluk, Kecamatan Bantan.


 

Bengkalis, Pjsriau.com - Di tengah tantangan krisis iklim dan kian rapuhnya kawasan pesisir, Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) kembali menegaskan perannya sebagai garda kesadaran ekologis. 

Dalam rangka Semarak Hari Lahir (Harlah) KOPRI PMII ke-58, KOPRI PC Bengkalis bersama KOPRI PKC PMII Riau menginisiasi KOPRI Riau Eco Movement, sebuah gerakan lingkungan bertajuk “Bangkitkan Pesisir, Kuatkan Ekosistem: Aksi Mangrove untuk Iklim.”

Aksi hijau ini dipusatkan di Pantai Desa Deluk, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis wilayah pesisir yang selama bertahun-tahun menghadapi ancaman abrasi dan dampak nyata perubahan iklim. 

Melalui penanaman mangrove, KOPRI tidak sekadar menghadirkan kegiatan seremonial, melainkan menawarkan solusi ekologis yang berkelanjutan bagi perlindungan garis pantai dan kehidupan masyarakat pesisir.

Mangrove dipilih bukan tanpa alasan. Vegetasi ini dikenal sebagai benteng alami yang mampu menahan abrasi, meredam gelombang, serta menjadi habitat penting bagi keanekaragaman hayati. 

Di titik inilah, gerakan KOPRI menemukan relevansinya, menyatukan kepedulian lingkungan dengan peran strategis perempuan dalam menjaga keseimbangan alam.

Ketua KOPRI PC PMII Bengkalis, Cici Amelia, menegaskan bahwa KOPRI Riau Eco Movement merupakan wujud konkret komitmen organisasi dalam menghadirkan gerakan yang berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan.

“KOPRI hadir tidak hanya sebagai ruang kaderisasi perempuan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat pesisir,” ujar Cici Amelia. Selasa, 23 Desember 2025.

Lebih dari sekadar aksi tanam mangrove, kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara kader perempuan PMII, struktur organisasi, dan masyarakat lokal. 

"Sebuah kolaborasi yang mencerminkan semangat Harlah KOPRI ke-58, bahwa perjuangan perempuan tidak hanya tentang kesetaraan, tetapi juga tentang keberanian merawat kehidupan dan masa depan bersama." ungkapnya.

Melalui KOPRI Riau Eco Movement, KOPRI mengirimkan pesan kuat: menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kolektif, dan dari pesisir Bengkalis, harapan akan ekosistem yang lestari kembali ditanam tumbuh perlahan, namun mengakar kuat untuk generasi mendatang.**


Komentar Via Facebook :