Berita > Peristiwa >
Hujan Deras Menggenangi Desa Muntai, Sekolah dan Permukiman Ikut Terendam
Teks Foto: Genangan banjir merendam permukiman warga Desa Muntai, Kecamatan Bantan, Rabu (17/12/2025), setelah hujan deras turun sejak dini hari. Air setinggi 10 hingga 50 sentimeter mengganggu aktivitas warga serta menggenangi sejumlah rumah dan fasilitas pendidikan.
Bantan, Pjsriau.com - Hujan deras yang turun tanpa jeda sejak dini hari mengubah suasana Desa Muntai, Kecamatan Bantan, menjadi hamparan genangan air. Sejak sekitar pukul 03.00 WIB, Rabu (17/12/2025), luapan air perlahan memasuki permukiman warga, merendam rumah-rumah, jalan lingkungan, hingga fasilitas pendidikan, dan hingga siang hari belum sepenuhnya surut.
Banjir paling terasa dampaknya di tiga dusun utama: Dusun Mekar Sari, Dusun Tua, dan Dusun Permata. Di Mekar Sari, air menggenangi wilayah RT 01/RW 01, RT 02/RW 02, serta RT 02/RW 01. Sementara itu, Dusun Tua mengalami genangan di RT 01/RW 03, RT 02/RW 03, dan RT 01/RW 04. Kondisi serupa juga terjadi di Dusun Permata, tepatnya di RT 01/RW 07 dan RT 01/RW 08.
Data sementara mencatat sebanyak 41 kepala keluarga terdampak, dengan ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 50 sentimeter. Air tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga mengganggu aktivitas pendidikan dengan tergenangnya PAUD Dahlia Mandiri, TK Darul Aiman, dan SMP Negeri 8 Bantan.
Meski sebanyak 41 unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan akibat terendam air, situasi relatif terkendali. Tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi. Sebagian besar warga memilih bertahan di rumah, sambil mengamankan perabot dan barang-barang berharga dari genangan yang masih bertahan.
Respons cepat ditunjukkan Pemerintah Desa Muntai dengan menurunkan 15 personel, didukung 10 anggota Masyarakat Peduli Bencana (MPB). Tim gabungan ini disiagakan untuk memantau perkembangan debit air, membantu warga, serta bersiap melakukan evakuasi barang jika kondisi memburuk.
“Penyebab utama banjir adalah curah hujan yang sangat tinggi sejak subuh. Saat ini cuaca masih berawan dengan kecepatan angin sedang. Kami tetap siaga karena potensi kenaikan air masih ada,” ujar salah seorang perwakilan tim pelaksana di lokasi.
Pemerintah desa juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap risiko instalasi listrik, serta menjaga kesehatan anak-anak dan lansia, mengingat kondisi cuaca di Kecamatan Bantan dan sekitarnya belum sepenuhnya stabil.
Laporan Singkat Bencana:
Lokasi: Desa Muntai, Kecamatan Bantan
Waktu: Rabu, 17 Desember 2025, sejak pukul 03.00 WIB
Penyebab: Curah hujan tinggi
Dampak: 41 rumah terdampak, 3 fasilitas pendidikan tergenang.**

Komentar Via Facebook :