https://www.pjsriau.com

Berita > Daerah >

Ketika Huruf Menjadi Karya, Formadiksi KIP-K Polbeng Sukses Gelar Lomba Kaligrafi Kontemporer 2025

Ketika Huruf Menjadi Karya, Formadiksi KIP-K Polbeng Sukses Gelar Lomba Kaligrafi Kontemporer 2025

Teks foto; Para panitia pelaksana bersama pembina Formadiksi KIP-K Politeknik Negeri Bengkalis berfoto bersama usai sukses menyelenggarakan Lomba Kaligrafi Kontemporer 2025.


Bengkalis, Pjsriau.com - Di tengah derasnya arus digitalisasi, semangat untuk menjaga nilai seni dan budaya justru kian menyala di kalangan mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis. 

Melalui Lomba Kaligrafi Kontemporer 2025, Forum Mahasiswa Penerima KIP-K (Formadiksi) menghadirkan ruang ekspresi yang memadukan keindahan, kreativitas, dan makna spiritual dalam satu wadah seni yang sarat nilai.

Diselenggarakan pada Jumat, 31 Oktober 2025, di Gedung GKT 4.2.2 Politeknik Negeri Bengkalis, kegiatan ini menarik perhatian peserta dari berbagai kampus dan daerah, mencerminkan daya tarik kaligrafi kontemporer yang menembus batas institusi. 

Sejak awal, atmosfer ruangan dipenuhi energi positif dan antusiasme para peserta yang berupaya mengekspresikan imajinasi mereka melalui keindahan huruf dan simbol.

Dalam sambutannya, Siti Masitah, selaku Ketua Pelaksana, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi pada terselenggaranya acara. Ia menekankan bahwa lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga medium untuk memperkuat kolaborasi dan memperluas wawasan seni di antara mahasiswa.

“Kegiatan ini adalah ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk mengekspresikan nilai, memperkaya wawasan seni, dan menumbuhkan rasa kebersamaan,” ujar Siti dengan penuh semangat.

Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Ibu Asniarti, A.Md., selaku Pembina Formadiksi KIP-K Politeknik Negeri Bengkalis. Dalam sambutannya, beliau menyoroti pentingnya pelestarian nilai seni kaligrafi di tengah derasnya arus digitalisasi, yang kerap menggeser esensi budaya serta keindahan ekspresi visual.

"Beliau juga berharap, agar kegiatan serupa dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan, sebagai sarana pembinaan karakter dan pengembangan kreativitas mahasiswa.

“Melalui kaligrafi, kita belajar tentang keindahan, kesabaran, dan ketekunan - nilai-nilai yang tak lekang oleh waktu, serta tetap relevan dalam kehidupan akademik maupun sosial,” tutur Asniarti penuh makna.

Sepanjang hari, suasana kompetisi berlangsung dinamis namun penuh ketenangan. Para peserta menampilkan karya kaligrafi dengan gaya kontemporer yang memadukan harmoni tradisi dan inovasi modern. Setiap goresan tinta seolah menjadi refleksi perjalanan spiritual dan intelektual mereka dalam memahami makna estetika.

Lebih dari sekadar lomba, kegiatan ini mencerminkan bagaimana seni dapat menjadi jembatan antara nilai budaya dan inovasi. Formadiksi KIP-K Politeknik Negeri Bengkalis menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang kreatif bagi mahasiswa, ruang yang tidak hanya menumbuhkan apresiasi terhadap seni, tetapi juga menumbuhkan karakter dan kepekaan sosial dalam dunia akademik yang kian dinamis.**


Komentar Via Facebook :