Berita > Daerah > Bengkalis
Pelayanan Semakin Transparan, Polres Bengkalis Resmikan Program Pamapta
Teks foto; Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan memasangkan tanda jabatan kepada Perwira Piket Pengawas (Pamapta) dalam peluncuran program Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di halaman Mapolres Bengkalis.
Bengkalis, Pjsriau.com – Komitmen Polri dalam memperkuat pelayanan publik yang transparan, profesional, dan berintegritas kembali diwujudkan melalui peluncuran Perwira Piket Pengawas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di Polres Bengkalis.
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Mapolres Bengkalis, Jalan Pertanian, Kecamatan Bengkalis, Kamis (16/10/2025), dan dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Bengkalis serta unsur Forkopimda.
Program inovatif ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi Polri menuju institusi yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui Pamapta (Perwira Piket Pengawas), Polres Bengkalis berupaya membangun sistem pengawasan dan pelayanan publik yang lebih cepat, tertib, serta akuntabel dalam setiap penanganan laporan dan pengaduan masyarakat.
Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan menjelaskan, kehadiran Pamapta merupakan bentuk komitmen Polri dalam memperkuat pelayanan prima di lingkungan kepolisian.
“Pamapta ini akan menjadi garda terdepan dalam memastikan pelayanan kepolisian berjalan sesuai standar. Mereka berperan sebagai penghubung antara masyarakat dan aparat, sehingga setiap laporan dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” ujar AKBP Budi Setiawan.
Ia menegaskan, keberadaan Pamapta juga diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan serta rasa tanggung jawab personel dalam menjalankan tugas.
“Transformasi pelayanan publik bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga kejujuran, transparansi, dan empati kepada masyarakat,” tambah Kapolres Bengkalis.
Sementara itu, Bupati Kasmarni melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri menyampaikan apresiasi atas langkah Polres Bengkalis yang dinilai sejalan dengan semangat reformasi birokrasi di daerah.
“Kehadiran perwira piket pengawas ini tidak hanya memperkuat fungsi kontrol internal, tetapi juga menjadi simbol komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme dan integritas,” ujar Johansyah.
Ia menambahkan, sistem pengawasan ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian di Bengkalis.
“Dengan adanya Pamapta, pelayanan akan lebih cepat, tertib, dan humanis. Semoga menjadi inspirasi bagi satuan kerja lainnya,” ungkap Johansyah.
Peluncuran Pamapta menjadi langkah konkret Polres Bengkalis dalam memperkuat tata kelola pelayanan publik berbasis akuntabilitas dan keterbukaan.
Polres Bengkalis berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik, menciptakan rasa aman, serta mempererat hubungan kepercayaan antara masyarakat dan kepolisian.**

Komentar Via Facebook :