Berita > Daerah >
Ramah Tamah Bersama Tokoh Veteran, Ketua DPRD Riau; Gagasan DIR Bukan Muncul Tiba-tiba
Teks foto; Ketua DPRD Riau Kaderismanto foto bersama dengan Tokoh Veteran.
Pekanbaru, Pjsriau.com - Ketua DPRD Provinsi Riau menggelar acara silaturahmi dan lramah tamah bersama masyarakat, mahasiswa dan organisasi Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).
Menurut Ketua DPRD Riau Kaderismanto, ia sengaja menggelar ramah tamah dengan tujuan berdiskusi bersama para veteran untuk kemajuan Provinsi Riau.
"Oleh karena itu tentu apa yang menjadi pesan dari orang-orang tua harus menjadi semangat kemudian jasa mereka untuk kemerdekaan Republik Indonesia diteruskan dengan semangat pembangunan," katanya saat memberikan sambutan di acara ramah tamah di kediaman Ketua DPRD Riau, Senin (18/8/2025).
Dalam kesempatan itu, Kaderismanto menepis isu yang beredar terkait Riau Merdeka. Secara tegas ia membantah hal itu.
Menurutnya, masyarakat harus mendukung Provinsi Riau menjadi Daerah Riau Istimewa dengan mekanisme dan aturan yang ada di negara Republik Indonesia.
Sebelumnya, semangat menjadikan Riau sebagai Daerah Istimewa (DIR) bergema kuat dalam Rapat Paripurna Istimewa memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Riau.
Kaderismanto, secara resmi dan lantang menyuarakan dukungan penuh terhadap gagasan strategis ini di hadapan sidang paripurna.
Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa status keistimewaan bukan sekadar wacana kosong.
“Gagasan DIR bukan muncul tiba-tiba, ini adalah keinginan luhur dari masyarakat Riau,” tegas Kaderismanto.
Ia menyatakan dukungannya merupakan langkah konkret untuk mempercepat pembangunan dan memperkuat jati diri budaya Melayu Riau yang menjadi jantung identitas provinsi.
Gagasan ini, menurutnya, kini dimotori secara kolektif oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) bersama berbagai elemen masyarakat.
Ia menekankan bahwa DIR jauh melampaui status administratif semata.
“Dengan terwujudnya Daerah Istimewa Riau, kita tidak hanya bicara tentang status administratif, tetapi tentang cita-cita luhur masyarakat Riau yang ingin negerinya bertamadun, bermartabat, dan menjadi pusat kebudayaan Melayu,” pungkasnya.**

Komentar Via Facebook :