https://www.pjsriau.com

Berita > Daerah > Bengkalis

BEM Polbeng Gelar Seminar dan Pengenalan Zapin Meskom untuk Pelestarian Budaya Lokal

BEM Polbeng Gelar Seminar dan Pengenalan Zapin Meskom untuk Pelestarian Budaya Lokal

Presiden BEM Polbeng, Herizal Kurniawan saat terima penghargaan


Bengkalis, Pjsriau.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) menggelar rangkaian kegiatan budaya sebagai wujud kepedulian terhadap pelestarian dan pengembangan budaya lokal.

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dan masyarakat sebagai upaya memperkuat peran generasi muda dalam menjaga warisan budaya daerah yang akan diselenggarakan selama dua hari di mulai dari 3–4 Mei 2025.

Pada 3 Mei, BEM Polbeng mengadakan seminar bertema “Memanfaatkan Wawasan dan Kreatifitas untuk Melestarikan dan Mengembangkan Budaya Lokal” yang berlangsung di Aula Mini Conference Polbeng. 

Seminar ini menghadirkan Juandi, M.H., Founder Relawan Desa Wisata Bukit Batu, sebagai pemateri. Dalam seminar tersebut, Juandi membagikan pengalaman serta wawasan seputar strategi pelestarian budaya lokal melalui pendekatan kreatif dan inovatif, khususnya di wilayah pedesaan. 

Seminar berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang menunjukkan kepedulian terhadap pelestarian budaya.

Keesokan harinya, 4 Mei, kegiatan dilanjutkan di Desa Meskom, Kecamatan Bengkalis, melalui pengenalan seni tari Zapin Meskom yang menjadi salah satu ciri khas budaya setempat. Kegiatan ini mencakup pertunjukan seni Zapin dan dialog budaya bersama tokoh masyarakat. 

Turut hadir Direktur Polbeng, Bapak Jhony Cluster, S.T., M.T., yang memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam menjalin kolaborasi dengan masyarakat dalam pelestarian budaya.

Presiden BEM Polbeng, Herizal Kurniawan, menyatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja BEM untuk membangun sinergi antara kampus dan masyarakat. 

"Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya daerah dan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan dalam pelestarian dan promosi budaya lokal." kata Herizal Kurniawan. Senin, 5 Mei 2025 kepada madia ini.**


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :