https://www.pjsriau.com

Berita > Daerah > Siak

24 Tim Ikut Berlaga di Festival Gasing Berembang Rawang Kao 

24 Tim Ikut Berlaga di Festival Gasing Berembang Rawang Kao 

Ket foto; Serahkan Cinderamata Wabup Siak Husni Merza menyerahkan cinderamata Gasing kepada tamu dari malaysia usai pembukaan Festival Gasing Berembang di Gelanggang Gasing Antan-Antan Ma'dun, Jalan Kompleks Perkantoran Kampung Rawang Kao Barat, Jumat (24/1/2025).


SIAK, Pjsriau.com - Sebanyak 24 tim  gasing dari sejumlah kabupaten/kota di Riau dan Provinsi Kepulauan Riau ikut berlaga dalam Festival Gasing Berembang, dalam rangka HUT ke-12 Kampung Rawang Kao Barat, Kecamatan Lubuk Dalam Kabupaten Siak di Gelanggang Gasing Antan-Antan Ma'dun, Jalan Kompleks Perkantoran Kampung Rawang Kao Barat, Jumat (24/1/2025).

Pembukaan Festival Gasing Berembang oleh Wabup Siak Husni Merza dan dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan olahraga, Camat Lubuk Dalam, Kapolsek dan Penghulu Kampung se-Kecamatan Lubuk Dalam. Juga dihadiri dua tetamu dari Malaka dari Pengkalan Renggam, Melaka Zulkaha bin Ismail dan Suhaimi bin Abdul Samad.

Kepala Kampung Rawang Kao Barat, H Arifin SP menyebutkan, kegiatan festival ini untuk mempererat tali silaturahmi sesama pemain gasing dan juga masyarakat, dalam rangka HUT ke-12 Kampung Rawang Kao.

"Ya, kegiatan ini sudah empat tahun berturut-turut kami gelar sempena HUT ke 12 Kampung Rawang Kao. Sebelumnya kami juga sudah menggelar kegiatan lain, seperti pertandingan voli. Hari ini kita buka festival gasing, yang diikuti sebanyak 24 tim yang akan bermain, dengan sistem setengah kompetisi," ujar H Arifin 

Sedangkan untuk peserta katanya lagi, berasal dari Riau dan juga dari Kepulauan Riau. Mudah-mudahan kegiatan ini sukses dan tahun depan akan kita gelar dengan meriah dan mengundang peserta dari luar negeri serumpun Melayu, yakni Malaysia, Singapura, Tailan, Brunai.

Ia menjelaskan, gasing memiliki filosofi yang luas dalam kehidupan sehari-hari. Karena olahraga seni gasing ini mampu menyatukan kesepahaman sesama pemain dan melatih kekompakan.

"Ibaratnya Gmgasing segengam kayu, tapi memiliki filosofi yang sangat dalam bagi kehidupan masyarakat. Tali gasing untuk meningkatkan silaturahmi, putaran gasing tanda kehidupan, bermain dengan tim antara pimpinan dan bawahan. Gasing itu  juga selalu sepasang, ada pemangkah dan pemutar," jelasnya.

"Saya berharap kepada pemerintah, kegiatan tingkat kampung kami hanya menyiapkan hadiah saja, tapi rasa kepuasannya sangat luar biasa," ujarnya.

Sedangkan Wabup Siak Husni Merza, sangat mengapresiasi kegiatan festival gasing. Ini bisa menjadi iven yang tak pernah absen setiap tahunnya. 

"Ya, mudah-mudahan kegiatan ini merupakan komitmen yang kuat untuk terus dikembangkan, dan mengangkat siklus tradisi yang hampir punah. Makanya harus terus digiatkan dan digalakkan. Kita siap mendukung, agar kegiatan ini berkelanjutan dan konsisten agar mendapat dukungan dana dari ABPD Siak," ujarnya.

Ia juga menyebutkan, kegiatan ini sudah masuk kalender iven pariwisata dan semua pihak, harus mendukung kegiatan ini dengan baik. Filosofi gasing yang sangat dalam perlu digalakkan terus.**(Rls).


Komentar Via Facebook :