Berita > Daerah > Bengkalis
Terselubung Lima Titik Diduga Praktek Prostitusi Berkedok Salon, PETIR Minta Instansi Terkait Segera Bertindak
Teks foto; Kordinator Wilayah I Organisasi Masyarakat Pemuda Tri Karya (PETIR) Bengkalis Ariyanto dengan Background Ilustrasi salon protitusi
Bengkalis, Pjsriau.com - Bisnis Salon berkembang di Pulau Bengkalis. Dalam setahun ini, banyak usaha yang disalahgunakan. Bukan lagi menjadi tempat perawatan tubuh, tapi menjadi ajang kegiatan prostitusi. Kegiatan prostitusi berkedok SPA, "Salus Per Aquam" atau "Sanitas Per Aquam" yang artinya "kesehatan melalui air". Di Indonesia, istilah SPA diperkenalkan dengan Sehat Pakai Air. Lebih umum lagi tempat salon kini mendapat sorotan dari masyarakat.
Dalam pantauan, Di pulau Bengkalis berada di jalan Hasanudin, Jalan Rumbia ada Salon, Dibelakang Pasar Sukaramai, dan masih ada di tempat-tempat lainnya.
"Para penjajah cinta sesaat tidak hanya menunggu para pria hidung belang datang menghampiri".
Awak media coba mengelabui para Wanita pelepas syahwat ini juga mempromosikan melalui berbagai aplikasi online seperti Wi chat dan WhatsApp. Agar para pengunjung datang setiap saat.
Kordinator Wilayah I Organisasi Masyarakat Pemuda Tri Karya (PETIR) Bengkalis Ariyanto menegaskan, "Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis harus turun ke lapangan, lakukan pengecekan mendadak dan kalau terbukti cabut izinnya.
Menurut Ariyanto, Tim Pembina tempat Hiburan, Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bengkalis dan Satpol PP harus bertanggung jawab atas banyaknya keluhan masyarakat tentang keberadaan usaha Salon yang disalahgunakan menjadi tempat prostitusi.
Ia meminta kepada kedua institusi untuk melakukan sidak ke sejumlah tempat Salon yang diduga disalahgunakan. "Segera lakukan sidak ke lapangan. Kalau terbukti langsung cabut izinnya, ini meresahkan," ungkap Ariyanto. Selasa, 31 Desember 2024.
Lanjutnya, meminta perhatian Bupati Bengkalis atas merebaknya usaha Salon berbau prostitusi ini, dan harus memberikan perhatian serius atas masalah ini. Pasalnya, Kabupaten Bengkalis telah mencanangkan diri sebagai Kota Bermarwah dan Sejarah," pungkas Ariyanto.**
Penulis; Indra

Komentar Via Facebook :