Berita > Daerah > Pelalawan

SMK Kelapa Sawit AGI Pangkalan Kerinci Jadi Incaran Jalur Bosda Farmasi, Biaya Gratis

SMK Kelapa Sawit AGI Pangkalan Kerinci Jadi Incaran Jalur Bosda Farmasi, Biaya Gratis

Teks foto: Siswa SMK Kelapa Sawit Arsya Ganeta Indonesia


Pangkalan Kerinci, Pjsriau.com - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kelapa Sawit Arsya Ganeeta (AGI) menjadi salah satu lembaga pendidikan vokasi yang menjadi incaran pada PPDB Online 2024 di Riau. 

Terutama bagi para calon siswa yang tidak lulus penerimaan SMK Negeri di Kabupaten Pelalawan. Karena, sekolah ini dinilai bisa mempersiapkan generasi hulu kelapa sawit yang unggul di masa depan. 

Seperti yang disampaikan Ketua PPDB 2024 SMK Kelapa Sawit Arsya Ganeta Indonesia, Liza Rosalinda SPd, pihaknya memberikan kesempatan seluasnya bagi orangtua yang ingin menyekolahkan anaknya gratis melalui jalur Bosda Afirmasi secara Online. 

"Bagi peserta didik baru Jalur Bosda Afirmasi ini dibuka dari tanggal 2 Juli 2024 sampai dengan 5 Juli 2024. Dengan persyaratan, calon peserta didik baru yang tidak lulus pada PPDB Online sekolah negeri yang terdaftar pada DTKS Dinas Sosial, atau DP3KE, atau.memiliki kartu PIP," ungkapnya kepada wartawan, Kamis (4/7/2024). 

Dikatakan, bagi yang tidak memiliki persyaratan tersebut dapat menggunakan Surat Keterangan Tidak mampu yang di keluarkan Kelurahan sesuai kartu Keluarga. 

"Dari kebijakan Pemprov Riau ,calon peserta didik baru yang berasal dari panti asuhan memiliki izin dari Dinas Sosial Provinsi Riau dapat menggunakan surat keterangan warga panti asuhan. Tentunya, yang dikeluarkan pengurus panti asuhan dan diketahui Dinas Sosial Kabupaten dan kota setempat," jelas dia. 

Liza Rosalinda menambahkan, setiap lulusan SMK Kelapa Sawit AGI ini bisa berkontribusi besar terhadap keberlanjutan kelapa sawit Indonesia, khususnya di sektor hulu. 

"Jadi, anak-anak ini nanti setelah tamat diharapkan bisa jadi motor penggerak keberlanjutan sawit itu. Lantaran itu, kita inginkan calon siswa berasal dari anak-anak petani," jelas Liza.**


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :