https://www.pjsriau.com

Berita > Daerah > Rokan Hulu

Ini Tampang Sales dari Medan Hutang Makan di Warung Tidak Bayar

Ini Tampang Sales dari Medan Hutang Makan di Warung Tidak Bayar

Teks foto; Dua Oknum Sales dari Medan tidak nayar hutang di Warung


Riau, Pjsriau.com - Harus hati-hati dengan Dua Sales dari Medan,  khusus untuk RT/RW/Kadus/Kades/Lurah Serta Humas/Manajer/karyawan Perusahaan, Modus awalnya Numpang Tempat agar bisa istirahat dan setelah itu bayar Makan dengan mengutang ironisnya ujungnya tidak membayar makanan yang telah di makan oleh dua oknum Sales bapak dan anak tersebut.

Di salah satu rumah makan di kabupaten Rokan hulu juga menjadi korban oknum Sales yang mana awalnya mau memasarkan produk alat kusuk terapi, karpet , kaligrafi  dan lain-lain hal ini terungkap saat salah satu rekan mereka menceritakan sepak terjang 2 oknum Sales tersebut.

"Tak hanya di kabupaten Rokan hulu saja di salah satu warung di kabupaten Kampar menjadi korban keganasan dua oknum Sales dari Medan tersebut tepatnya di daerah kecamatan tapung, warung tersebut adalah milik inisial SL.

Kepada wartawan SL menjelaskan bahwa rombongan Sales dari Medan tersebut ada beberapa tim / grup dengan jumlah orang per 1 grup berjumlah 3/4 orang ada yang naik mobil pribadi dan mobil bak terbuka ( Grand Max ), awal mulanya oknum Sales terbit numpang tidur akibat kemalaman dan memesan makanan.

Lebih lanjut SL menjelaskan bahwa setelah itu mereka menitipkan barang untuk jadi jaminan utang karena dengan alasan mereka tidak ada uang lagi, setelah lama kelamaan utang makan mereka lancar pembayaran, di saat saat mereka akan berangkat pulang di situlah modus mereka di lancarkan.

"Awalnya inisial Ai anak Sales itu pergi alasan tidak cocok lagi kerja dengan bapaknya, kemudian bapaknya pergi bersama bos Sales dari Medan, dengan meninggalkan selingkuhannya.

Saat di hubungi anaknya Sales tersebut yang juga ikut serta menjadi Sales melalui pesan whatSapp ia mengatakan itu bukan urusannya tapi adalah bapaknya," ujarnya

Di ketahui padahal anak Sales tersebut ikut makan dan menikmati makanan yang di makan tersebut, tetapi ia enggan membayar, tak sampai di situ saat di hubungi bapaknya ditanya terkait utang dari yang telah di makan mereka ia mengatakan akan membayarnya jika ada uang, ditanya sampai berapa lama baru di bayar oknum Sales tersebut enggan memberikan kepastian.

Tak sampai di situ SL pemilik warung menelusuri alamat rumah dua oknum Sales bapak Dan anak tersebut sampai ke Medan dengan bantuan informasi dari kawan dan tim dari SL, dia telah menyuruh timnya yang ada di kota Medan untuk menjumpai dan ke rumah oknum Sales tersebut." pungkasnya.**


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :