https://www.pjsriau.com

Berita > Nasional >

Perjuangan Belinyu: Kongres Masyarakat Gelar Aksi Tuntut Pemulihan Ekonomi

Perjuangan Belinyu: Kongres Masyarakat Gelar Aksi Tuntut Pemulihan Ekonomi

Teks foto: Ribuan warga Belinyu kumpul di Kantor Camat, minta Pemerintah cari solusi ekonomi yang bergantung pada sektor timah dan UMKM


Belinyu, Pjsriau.com - Ribuan warga Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka bersatu dalam Kongres Masyarakat Belinyu (KMB) yang digelar di Halaman Kantor Camat Belinyu pada Kamis (8/2/2024). Dalam kongres ini, para warga menyuarakan kesulitan ekonomi yang mereka hadapi dan mendesak pemerintah daerah untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut.Sabtu (10/2/2024).

Hazil Ma'ruf, seorang tokoh masyarakat dan Wakil Ketua Panitia KMB, menjelaskan bahwa KMB diinisiasi sebagai respons terhadap kondisi ekonomi yang semakin memburuk di Belinyu. 

"Parahnya kondisi perekonomian masyarakat Belinyu dalam beberapa bulan terakhir, terutama karena harga timah yang anjlok mempengaruhi daya beli dan ekonomi masyarakat keseluruhan," ungkapnya. 

Dia menambahkan bahwa mayoritas masyarakat Belinyu, yang bergantung pada sektor timah dan UMKM, mengalami kesulitan berkembang.

Dalam kongres ini, para warga Belinyu tidak hanya menyampaikan keluhan, tetapi juga menyerukan kepada pemerintah daerah untuk mendengarkan aspirasi mereka dan mencarikan solusi yang tepat. Dewi, seorang pedagang pasar Belinyu, menyampaikan kekhawatirannya akan sepi pembeli yang mengakibatkan kesulitan ekonomi bagi para pedagang. 

"Para pedagang sampai ngomong, ini pasar apa kuburan, pembelinya sangat sepi... kami semua butuh makan yang layak, anak harus sekolah," ujarnya dengan nada keprihatinan.

Koordinator KMB, Sachiepasilo, yakin bahwa Pemerintah Provinsi Bangka Belitung dan Pemerintah Kabupaten Bangka sudah memetakan permasalahan yang dihadapi masyarakat Belinyu. 

Dia menegaskan pentingnya tindak lanjut terhadap aspirasi masyarakat agar masalah ini dapat segera diselesaikan.

Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan dari Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, Eko Kurniawan, memberi jaminan bahwa pemerintah sangat memperhatikan masalah riil yang dihadapi masyarakat Belinyu. 

"Pemerintah Daerah tidak akan membiarkan masalah ini berlanjut, kita akan segera cari solusi segera," katanya.

Kapolres Bangka, AKBP Toni Sarjaka, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Belinyu atas penyampaian aspirasi mereka dengan damai. 

Dia menegaskan bahwa aspirasi tersebut akan disampaikan kepada pengambil kebijakan, sehingga langkah-langkah konkrit dapat diambil untuk mengatasi permasalahan ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat Belinyu.

Kongres Masyarakat Belinyu menjadi bukti nyata bahwa kesatuan dan kebersamaan masyarakat dapat menjadi kekuatan untuk mengatasi tantangan ekonomi. 

Dengan tuntutan yang jelas dan suara yang bersatu, diharapkan pemerintah akan segera bertindak untuk memberikan solusi yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Belinyu.**


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :